PERKEMBANGAN SERVER

 

Server merupakan fondasi utama dari infrastruktur teknologi informasi (TI) modern. Hampir semua aktivitas digital dari browsing web, bermain game online, hingga menjalankan aplikasi bisnis bergantung pada server. Artikel ini akan membahas evolusi server dari masa ke masa, mencakup teknologi, arsitektur, dan tren yang membentuk dunia komputasi saat ini.

Perkembangan teknologi server telah mengalami transformasi signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Dari perangkat keras berskala besar yang memerlukan ruang khusus dan pendingin intensif, kini server berevolusi menjadi sistem yang lebih efisien, fleksibel, dan terintegrasi dalam berbagai aspek kehidupan digital. Kemajuan ini tidak hanya meningkatkan kecepatan dan kapasitas pengolahan data, tetapi juga memainkan peran krusial dalam mendukung infrastruktur teknologi modern, mulai dari layanan cloud hingga kecerdasan buatan. 


APA ITU SERVER ?

Server adalah sebuah perangkat keras (hardware) atau perangkat lunak (software) berfungsi untuk melayani permintaan dari perangkat lain yang disebut client. server berperan dalam menyediakan layanan, aplikasi, dan sumber daya komputasi kepada klien (client) yang terhubung melalui jaringan. Server biasanya ditempatkan di pusat data atau di tempat yang aman dan dirancang untuk menangani banyak permintaan secara bersamaan dari berbagai client. Server beroperasi secara terus-menerus,  untuk melayani permintaan dan berbagai tugas yang diberikan oleh client. Server termasuk dalam jenis komputer yang cepat, karena memiliki spesifikasi yang tinggi dan berbeda dari jenis komputer yang lain. server bisa berupa komputer fisik yang kuat dan memiliki kapasitas besar untuk menjalankan tugas-tugas berat dalam jaringan, seperti penyimpanan, pengolahan, dan distribusi data. 


FUNGSI SERVER 

Fungsi server adalah sebagai pusat dari suatu jaringan yang bertugas melayani berbagai kebutuhan perangkat client. Berikut beberapa fungsi umum server :

  1. Penyedia Sumber Daya : Komputer server menyediakan sumber daya kepada komputer client.
  2. Mengelola Lalu Lintas Jaringan : Kelancaran lalu lintas data dalam jaringan bergantung pada komputer server.
  3.  Mengatur Hak Akses : Komputer server mengatur hak akses bagi pengguna jaringan.
  4. Menyediakan Database : Server juga menyediakan database untuk menunjang operasional suatu sistem atau aplikasi.
  5. Menyimpan Data : Server berfungsi sebagai tempat penyimpanan data atau file yang dapat diakses oleh client


PERKEMBANGAN SERVER

server telah mengalami transformasi yang signifikan dari sederhana menjadi kompleks dan sangat canggih. Berikut adalah perkembangan server dari awal hingga akhir :

Server Awal : Pada awalnya, server adalah perangkat keras fisik yang berfungsi sebagai pusat pengolahan dan penyimpanan data. Server ini menerapkan arsitektur standar, seperti arsitektur x86, dan menjalankan sistem operasi seperti Windows atau Linux. Server awal ini memiliki kekuatan terbatas dan kehandalan yang sederhana.


Server Rack : Seiring dengan permintaan yang semakin meningkat, server rack menjadi populer. Server rack adalah perangkat keras yang dirancang untuk dipasang dalam rak server khusus. Hal ini memungkinkan penggunaan lebih banyak server dalam ruang yang terbatas dan lebih mudah untuk melakukan perawatan dan pengelolaan server.


Teknologi Virtualisasi : Teknologi virtualisasi menjadi tonggak dalam evolusi server. Virtualisasi memungkinkan server fisik untuk menjalankan beberapa mesin virtual (VM) yang berjalan secara terisolasi satu sama lain pada satu perangkat keras. Teknologi ini meningkatkan pemanfaatan sumber daya, mengurangi biaya operasional, dan memudahkan pengelolaan server.


Server Blade : Server blade adalah bentuk evolusi dari server rack. Server blade adalah server yang sangat tipis dan ringkas yang bisa dimasukkan dalam sasis khusus yang disebut “blade enclosure”. Dalam satu blade enclosure, dapat berisi banyak blade server yang terhubung ke sistem manajemen dan sumber daya bersama, seperti daya listrik dan pendinginan.


Komputasi Awal Berbasis Cloud : Pengenalan cloud computing membawa transformasi besar dalam dunia server. Cloud computing memungkinkan penyedia layanan untuk menyediakan sumber daya IT seperti server, penyimpanan, dan aplikasi melalui internet. Ini mengubah cara organisasi menggunakan dan mengakses server, dengan model seperti Infrastructure-as-a-Service (IaaS), Platform-as-a-Service (PaaS), dan Software-as-a-Service (SaaS).


Server-Defined Data Center (SDDC) : SDDC adalah evolusi selanjutnya dari server yang mengusung konsep abstraksi sumber daya, seperti pemisahan perangkat keras dari lapisan perangkat lunak. SDDC memungkinkan pengelolaan infrastruktur data center secara terpusat melalui perangkat lunak, yang mempermudah perubahan, skalabilitas, dan pengelolaan server.


Hyper-Converged Infrastructure (HCI) : HCI adalah salah satu tren terbaru dalam teknologi server. HCI menggabungkan komputasi, penyimpanan, dan virtualisasi dalam satu platform yang terintegrasi. Dalam HCI, semua sumber daya diatur melalui perangkat lunak, dan tidak memerlukan infrastruktur terpisah untuk setiap komponen. HCI memudahkan pengelolaan dan meningkatkan efisiensi server. 


JENIS-JENIS SERVER YANG UMUM DIGUNAKAN 

1. Web Server

Web Server adalah jenis server yang berfungsi untuk melayani permintaan halaman web dari client, biasanya browser. Ketika kita mengetikkan URL di browser, web server akan memproses permintaan tersebut dan mengirimkan halaman web yang diminta kepada pengguna. Contoh web server yang populer adalah Apache, Nginx, dan Microsoft IIS.

 

2. Mail Server

Mail Server berfungsi untuk menangani pengiriman dan penerimaan email. Saat kita mengirim email, mail server akan mengirimkan pesan tersebut ke mail server penerima yang kemudian mengantarkan pesan ke alamat email tujuan. Contoh mail server adalah Microsoft Exchange, Postfix, dan Gmail SMTP Server.

 

3. Application Server

Application Server berfungsi untuk menjalankan aplikasi di jaringan. Application server menyediakan lingkungan di mana aplikasi dapat berjalan dan diakses oleh client. Contoh application server adalah Apache Tomcat dan Microsoft .NET.

 

4. Database Server

Database Server adalah server yang khusus digunakan untuk menyimpan, mengelola, dan menyediakan data kepada client atau aplikasi. Database server biasanya berfungsi dalam jaringan besar yang memerlukan pengelolaan data dalam jumlah besar. Contoh database server adalah MySQL, Oracle, dan PostgreSQL.

 

5. FTP Server

FTP Server digunakan untuk menangani transfer file antara client dan server menggunakan File Transfer Protocol (FTP). Server ini memudahkan pertukaran file dalam jaringan, baik dalam intranet maupun melalui internet. Contoh FTP server adalah FileZilla Server dan ProFTPD.

 

6. DHCP Server

DHCP Server (Dynamic Host Configuration Protocol) bertugas untuk mengalokasikan alamat IP secara dinamis kepada perangkat yang terhubung dalam jaringan. Dengan server ini, perangkat yang baru terhubung akan mendapatkan alamat IP secara otomatis tanpa harus dikonfigurasi secara manual.

 

7. File Server

File Server menyediakan tempat penyimpanan data atau file yang dapat diakses oleh client dalam suatu jaringan. Pengguna dapat mengakses, mengubah, atau berbagi file melalui file server. Server ini sering digunakan dalam jaringan perusahaan atau organisasi untuk mempermudah manajemen file.

 

8. Proxy Server

Proxy Server bertindak sebagai perantara antara client dan server lain. Proxy server berguna untuk mengamankan identitas pengguna saat mereka mengakses internet, serta mempercepat akses dengan menyimpan cache data yang sering diakses. Proxy server juga bisa digunakan untuk memblokir akses ke situs web tertentu.

 

9. Streaming Server

Streaming Server menyediakan layanan streaming konten seperti video, musik, atau podcast ke client. Server ini bertugas mengelola dan mendistribusikan konten multimedia secara real-time kepada pengguna. Contoh streaming server adalah Wowza dan Red5.

 

10. Game Server

Game Server dirancang khusus untuk menjalankan dan mengelola game online yang diakses oleh banyak pemain secara bersamaan. Server ini bertanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap pemain memiliki pengalaman bermain yang lancar dan sinkron. Contoh game server adalah server Minecraft, server CS, dan server Fortnite.

 

11. Fax Server

Fax Server berfungsi untuk menangani pengiriman dan penerimaan faksimili secara elektronik. Server ini biasanya digunakan oleh perusahaan besar yang masih memerlukan layanan faks dalam kegiatan operasionalnya.

 

12. DNS Server

DNS Server (Domain Name System) bertugas untuk menerjemahkan nama domain yang dimasukkan oleh pengguna menjadi alamat IP yang dapat dikenali oleh komputer. Misalnya, ketika kita mengetikkan nama situs web, DNS server akan menerjemahkan nama situs tersebut menjadi alamat IP sehingga browser dapat mengakses server yang tepat. 


sumber dan referensi : 


[ Amanda Devina Dewi Nurkhasanah / 42240024  / 42.2A.37 ]


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perkembangan komputer : dari masa ke masa

INKLUSI PASAR MODAL